Kejari Rohil Resmi Tahan Tersangka Kasus Dugaan Pembangunan dan Rehabilitasi SMPN 4 Panipahan

- Writer

Selasa, 20 Mei 2025 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hilir (bersinarnews.com)- Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir resmi menahan satu orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan dan rehabilitasi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rohil Senin (19/5/2025) Sore.

Penahanan terhadap tersangka berinisial SJ berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor PRINT-01/L.4.20/Fd.2/05/2025, berlaku selama 20 hari hingga 7 Juni 2025 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bagansiapiapi.

Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, Andi Adikawira Putera, SH, MH, didampingi Kasi Intelijen Yopentinu Adi Nugraha dan Kasi Pidsus Misael Tambunan menyatakan bahwa AA seharusnya menghadiri pemeriksaan pada hari yang sama, namun mengajukan alasan sakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyidik menegaskan bahwa proses hukum tetap memperhatikan hak tersangka, namun jika sakit dijadikan alasan untuk menghindari pemeriksaan, pihak Kejari memiliki strategi khusus untuk menyiasatinya, untuk pemanggilan ulang, “ungkap kajari

Kasus ini terus berkembang dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi ini.

SJ ditetapkan sebagai tersangka pada 15 Mei 2025 bersama AA, yang menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir sekaligus Pengguna Anggaran. Dalam proyek yang dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun anggaran 2023, AA menunjuk SJ sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk enam pembangunan serta sebagai pelaksana pada dua rehabilitasi.

Hasil penyelidikan menemukan beberapa indikasi perbuatan melawan hukum, seperti penggelembungan biaya pembelian material, penyusunan laporan pertanggungjawaban (SPJ) yang tidak sesuai ketentuan, serta mutu bangunan yang tidak sesuai spesifikasi. Dugaan penyimpangan ini menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 1.109.304.279,90.(red)

Berita Terkait

Buku Tahunan 2026 Tidak Kunjung Disiapkan, SKO Riau Laporkan Nostra ke Polresta Pekanbaru cq.Kapolri
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Pertandingan Tenis Persahabatan Bersama Bella Vista Tennis Club
Wujud Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Kampar Pimpin Sholat Subuh Keliling di Bangkinang Kota
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Serahkan Kendaraan Dinas, Perkuat Kesiapan Operasional Satuan
Polda Riau Musnahkan 100,55 Kg Narkotika, 467 Ribu Jiwa Diperkirakan Terselamatkan
TKA 2026 SKO Provinsi Riau Diikuti 218 Siswa, Pelaksanaan Dibagi Dua Gelombang
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Ajak Komponen Bangsa Perkuat Sinergi Dukung Indonesia Maju
Komunitas Gerakan Ayah Teladan Indonesia, SMAN 16 Pekanbaru Raih Penghargaan Sekolah Terbaik 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:24 WIB

Buku Tahunan 2026 Tidak Kunjung Disiapkan, SKO Riau Laporkan Nostra ke Polresta Pekanbaru cq.Kapolri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Pertandingan Tenis Persahabatan Bersama Bella Vista Tennis Club

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Wujud Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Kampar Pimpin Sholat Subuh Keliling di Bangkinang Kota

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Serahkan Kendaraan Dinas, Perkuat Kesiapan Operasional Satuan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Riau Musnahkan 100,55 Kg Narkotika, 467 Ribu Jiwa Diperkirakan Terselamatkan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Ajak Komponen Bangsa Perkuat Sinergi Dukung Indonesia Maju

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Komunitas Gerakan Ayah Teladan Indonesia, SMAN 16 Pekanbaru Raih Penghargaan Sekolah Terbaik 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:40 WIB

SMAN 16 Pekanbaru Gelar TKA 2026, Diikuti 199 Siswa Kelas XII

Berita Terbaru