Kampar (bersinarnews.com) – Kepala UPT SMP Negeri 1 Kuok, Marience Ivona, S.T., M.Pd. menyampaikan kepada awak media Bersinarnews.com apresiasi dan rasa bangganya atas berbagai prestasi yang berhasil diraih para siswa, khususnya di bidang olahraga bola voli.
Menurutnya, para siswa telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan mengikuti berbagai kompetisi mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten hingga provinsi. Salah satu prestasi membanggakan diraih saat mengikuti kejuaraan di MAN 3 Pekanbaru dengan berhasil meraih juara pertama.
“Kami sangat memberi apresiasi kepada anak-anak kami yang telah ikut lomba voli, baik tingkat kabupaten maupun kecamatan, bahkan tingkat provinsi di MAN 3 Pekanbaru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Alhamdulillah mereka berhasil meraih juara satu. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami semua, baik kepala sekolah maupun para guru,” ujar Marience Ivona.
Ia berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada ajang-ajang berikutnya. Saat ini, tim voli UPT SMP Negeri 1 Kuok juga tengah mengikuti kompetisi MAN Cup di MAN 1 Kampar dan telah berhasil meraih kemenangan pada pertandingan awal sehingga melaju ke babak selanjutnya.
Selain fokus pada pengembangan prestasi akademik dan nonakademik, pihak sekolah juga terus memperkuat program pembinaan karakter dan literasi keagamaan bagi para siswa.
Marience Ivona, S.T., M.Pd. menjelaskan salah satu program unggulan yang kini terus digencarkan adalah kegiatan membaca Al-Qur’an setiap pagi sebelum proses belajar mengajar dimulai.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi Al-Qur’an dan memberantas buta aksara serta buta huruf hijaiyah di lingkungan sekolah.
“Program kami sebagai kepala sekolah sekarang mulai gencar mengaktifkan setiap pagi membaca Al-Qur’an sebelum masuk kelas atau literasi Al-Qur’an. Kami juga mengaktifkan peran guru wali karena satu guru wali memegang sekitar 12 siswa,” jelasnya.
Ia menambahkan, setiap guru yang mengajar pada jam pertama turut berperan mendampingi siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca, baik membaca Al-Qur’an maupun membaca tulisan latin.
Menurutnya, program tersebut dilatarbelakangi masih adanya siswa yang belum lancar membaca Al-Qur’an maupun membaca latin. Karena itu, sekolah menargetkan dalam kurun waktu tiga tahun selama menempuh pendidikan di SMP, seluruh siswa sudah mampu membaca dengan baik dan lancar.
“Kami ingin ketika anak-anak tamat dari SMP Negeri 1 Kuok, mereka sudah lancar membaca Al-Qur’an dan membaca latin. Itu menjadi target utama kami dalam pembinaan literasi di sekolah,” tutupnya.(Rais)



















