Kampar (Bersinarnews.com) — UPT SD Negeri 005 Langgini yang berlokasi di Jalan Pramuka, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Riau, menerima kunjungan Tim Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Kamis (21/05/2026).
Kepala UPT SD Negeri 005 Langgini, Sanialis, M.Pd., menyampaikan kepada Media Bersinarnews.com bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Dinas Pendidikan agar sekolah tersebut menjadi salah satu Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kabupaten Kampar.
“Sekolah kami mendapat kunjungan dari Tim Verval Lapangan Sekolah Nasional Terintegrasi Kemendikdasmen RI dan BPMP Provinsi Riau. Kami mendapat informasi dari Dinas Pendidikan bahwa UPT SDN 005 Langgini diusulkan menjadi salah satu sekolah nasional terintegrasi,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, program SNT merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan melalui pengembangan sekolah yang terintegrasi dan memenuhi standar nasional pendidikan.
Menurutnya, sekolah yang diusulkan harus memenuhi sejumlah kriteria, termasuk kesiapan sarana dan prasarana.
Sanialis mengatakan, pihak sekolah menyambut baik kepercayaan yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar. Ia berharap UPT SDN 005 Langgini dapat menjadi bagian dari sekolah nasional terintegrasi yang mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.
“Kami tentu berharap sekolah ini nantinya benar-benar menjadi bagian dari SNT. Apa yang diarahkan oleh Dinas Pendidikan akan kami laksanakan semaksimal mungkin demi peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan kepada peserta didik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sanialis juga mengungkapkan sejumlah kendala yang masih dihadapi sekolah, khususnya terkait keterbatasan ruang belajar. Saat ini, UPT SDN 005 Langgini memiliki 18 rombongan belajar (rombel), namun hanya tersedia 15 ruang kelas.
“Kami masih kekurangan tiga ruang kelas. Harapan kami, apabila memang terdapat 18 rombel, maka idealnya tersedia 18 ruang kelas sehingga setiap rombel memiliki ruang belajar sendiri dan siswa dapat belajar dengan nyaman,” jelasnya.
Ia berharap melalui kunjungan Tim Verval Lapangan SNT tersebut, perhatian terhadap pengembangan sarana dan prasarana sekolah dapat semakin meningkat sehingga kualitas pendidikan di UPT SDN 005 Langgini terus berkembang sesuai harapan pemerintah dan masyarakat.
“Kami berharap kunjungan ini membawa dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di sekolah kami, sehingga UPT SDN 005 Langgini dapat menjadi sekolah dasar unggulan dan dipercaya sebagai Sekolah Nasional Terintegrasi,” tutupnya.(Jheff/R)



















