Pekanbaru (bersinarnews.com) – Upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang menggelar sosialisasi bertema “Bela Negara dengan Subtema Generasi Emas” di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya membangun karakter generasi muda sebagai penerus bangsa. Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diajak memahami bahwa bela negara tidak hanya berkaitan dengan aspek militer dan pertahanan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Sosialisasi dilaksanakan oleh empat mahasiswa UMRI, yakni Monika Elprida, Inaya Sardina Pasla, Atika Azmi Hasibuan, dan M. Azhar Firlyan. Mereka menyampaikan edukasi mengenai pentingnya membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta memiliki rasa cinta tanah air sebagai bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pemaparannya, para mahasiswa menjelaskan bahwa bela negara dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan sederhana, seperti disiplin dalam menjalankan tugas, menghormati orang tua dan guru, menjaga persatuan, mencintai lingkungan, belajar dengan sungguh-sungguh, serta memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai konsep Generasi Emas, yaitu generasi yang memiliki kualitas unggul dari segi intelektual, moral, keterampilan, dan kepedulian sosial. Generasi muda diharapkan tidak hanya mampu berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa nasionalisme, serta semangat untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Salah seorang peserta sosialisasi, Atika Azmi Hasibuan (23), mengatakan bahwa pembentukan karakter merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi penerus yang berkualitas.
“Bela negara dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti rajin belajar, menjaga sikap, menghormati orang tua dan guru, peduli terhadap sesama, serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif. Dari kebiasaan kecil inilah generasi emas yang berkarakter dapat terbentuk,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam suasana santai dan interaktif. Para pengunjung CFD tampak antusias mengikuti penyampaian materi, berdiskusi, serta menerima berbagai informasi mengenai pentingnya peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan membangun masa depan bangsa.
Ramainya aktivitas masyarakat di kawasan CFD menjadi momentum yang tepat bagi mahasiswa untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif secara langsung kepada publik. Interaksi yang terjalin selama kegiatan menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pentingnya penguatan karakter dan nilai-nilai kebangsaan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin pesat.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa berharap semangat bela negara dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penanaman nilai-nilai kebangsaan sejak dini dinilai menjadi langkah strategis dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, berilmu, kreatif, mandiri, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Dengan terselenggaranya sosialisasi tersebut, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tumbuh menjadi Generasi Emas Indonesia, yakni generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, mencintai tanah air, serta siap berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan beradab di masa depan.(R)


















