Pekanbaru (bersinarnews.com)– SD Negeri 41 Pekanbaru mengawali pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 pada Senin (13/7/2026) dengan mengusung tema “MPLS Ramah Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah”. Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh keceriaan dengan melibatkan seluruh siswa baru, guru, serta orang tua.
Pelaksanaan MPLS mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 dan akan berlangsung selama lima hari. Program ini dirancang dengan konsep ramah anak, inklusif, edukatif, serta bebas dari segala bentuk perundungan, kekerasan, maupun tindakan yang bersifat memaksa.
Kepala SD Negeri 41 Pekanbaru, Feny Maddona Yola, SE, didampingi Ketua Tim MPLS Ramah, Nurhapni, S.Pd, menyampaikan kepada awak media bersinarnews.com bahwa pelaksanaan hari pertama berjalan dengan baik. Menurutnya, para peserta didik baru tampak antusias, ceria, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah, pelaksanaan MPLS hari pertama berlangsung lancar. Anak-anak terlihat senang dan bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan oleh sekolah,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Nurhapni menjelaskan bahwa pada tahun ajaran 2026/2027, SD Negeri 41 Pekanbaru menerima sebanyak 66 siswa baru yang dibagi ke dalam tiga rombongan belajar (rombel), yakni Kelas IA, IB, dan IC.
Ia mengatakan, pada hari pertama tampak banyak orang tua yang mengantarkan sekaligus menyaksikan secara langsung anak-anak mereka memasuki lingkungan sekolah untuk pertama kalinya sebagai siswa SD.
Menurutnya, kehadiran orang tua menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan moral kepada anak agar lebih percaya diri memasuki jenjang pendidikan dasar.
“MPLS Ramah memberikan rasa aman kepada orang tua karena mereka telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada sekolah. Kami berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang nyaman sehingga orang tua tidak perlu merasa khawatir,” katanya.
Seluruh rangkaian kegiatan mengacu pada Panduan MPLS Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pada hari pertama, siswa baru mengikuti upacara bendera, berkenalan dengan kepala sekolah dan para guru, serta diperkenalkan dengan lingkungan sekolah.
Selain memasuki ruang kelas masing-masing, para siswa juga diajak mengenal berbagai fasilitas sekolah melalui kegiatan berkeliling yang dipandu langsung oleh panitia MPLS dan para guru. Dengan tertib, anak-anak berjalan membentuk barisan menyerupai kereta api sambil saling berpegangan sebagai bentuk latihan disiplin, kebersamaan, dan kepatuhan terhadap arahan guru.
Para siswa juga diperkenalkan dengan ruang kelas, ruang guru, serta fasilitas lain yang ada di lingkungan SD Negeri 41 Pekanbaru. Mereka hadir mengenakan pakaian yang beragam, mulai dari seragam taman kanak-kanak hingga pakaian bebas yang sopan dan rapi sesuai ketentuan sekolah.
Melalui kegiatan MPLS ini, sekolah berharap seluruh peserta didik baru dapat mengenal lingkungan belajar dengan baik, membangun kedekatan dengan guru dan teman-teman, serta merasa aman dan nyaman mengikuti proses pendidikan sejak hari pertama.
MPLS Ramah juga menjadi implementasi kebijakan Kemendikdasmen RI yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, menyenangkan, serta bebas dari praktik perundungan, kekerasan, maupun bentuk diskriminasi lainnya.
Dengan semangat kebersamaan antara sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik, SD Negeri 41 Pekanbaru optimistis pelaksanaan MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan sukses dan menjadi awal yang baik bagi tumbuh kembang karakter serta prestasi para siswa baru.
(Jef/R)


















