Pekanbaru (bersinarnews.com)– SD Negeri 45 Pekanbaru mendapatkan bantuan program revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun 2026. Program tersebut mencakup rehabilitasi tujuh ruang kelas dan tiga toilet guna meningkatkan kenyamanan serta keamanan lingkungan belajar bagi para siswa.
Kepala SD Negeri 45 Pekanbaru, Drs. Yasrimeddi, mengatakan bahwa pelaksanaan pekerjaan revitalisasi hingga saat ini telah mencapai hampir 50 persen. Pihak sekolah terus mengawal proses pengerjaan agar seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Alhamdulillah, pada tahun 2026 ini sekolah kami mendapatkan bantuan program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Bantuan ini mencakup rehabilitasi tujuh ruang kelas dan tiga toilet. Progres pengerjaannya saat ini sudah hampir mencapai 50 persen,” ujar Yasrimeddi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, pihak sekolah bersyukur atas bantuan tersebut karena revitalisasi menjadi langkah penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik, khususnya di SD Negeri 45 Pekanbaru.
Menurutnya, program revitalisasi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Dengan fasilitas yang semakin baik, diharapkan proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
Yasrimeddi juga menyampaikan bahwa pihak sekolah saat ini masih menunggu pencairan anggaran tahap berikutnya sebesar 30 persen dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mendukung kelanjutan pelaksanaan program tersebut.
“Kami dari pihak sekolah sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, terutama Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Pemerintah Kota Pekanbaru, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas bantuan revitalisasi ini,” ungkapnya.
SD Negeri 45 Pekanbaru Masih Kekurangan Lima Ruang Kelas
Di balik pelaksanaan program revitalisasi tersebut, SD Negeri 45 Pekanbaru masih menghadapi kebutuhan penambahan ruang belajar. Saat ini, sekolah memiliki 12 rombongan belajar (rombel), tetapi masih membutuhkan lima ruang kelas tambahan agar kegiatan pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif.
Yasrimeddi berharap pemerintah dapat kembali memberikan perhatian dan bantuan pembangunan sarana pendidikan bagi sekolahnya pada tahun-tahun mendatang, termasuk melalui dukungan pembangunan ruang kelas baru.
“Kami berharap ke depannya bisa kembali mendapatkan bantuan, karena saat ini kami memiliki 12 rombel dan masih kekurangan lima ruang kelas. Kami sangat berharap adanya bantuan pembangunan ruang kelas baru agar seluruh kegiatan pembelajaran dapat dilaksanakan pada pagi hari,” tuturnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pembelajaran dalam satu sif atau seluruhnya pada pagi hari menjadi harapan pihak sekolah demi menciptakan proses pendidikan yang lebih efektif dan teratur.
Harapan tersebut juga sejalan dengan kebutuhan peningkatan kualitas layanan pendidikan, terutama dalam penyediaan fasilitas belajar yang memadai bagi seluruh peserta didik.
Melalui program revitalisasi yang tengah berjalan, SD Negeri 45 Pekanbaru berharap kualitas sarana dan prasarana sekolah semakin meningkat. Dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dinilai sangat penting agar kebutuhan ruang kelas dapat terpenuhi dan seluruh siswa memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung pencapaian prestasi akademik.
Pihak sekolah pun berharap program peningkatan sarana pendidikan dapat terus berlanjut sehingga cita-cita menyelenggarakan pembelajaran dalam satu sif pada pagi hari dapat terwujud.(Jef/R)



















