Bangun Budaya Lingkungan, SDN 67 Pekanbaru Jalankan Program Green School

- Writer

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru (bersinarnews.com) – SDN 67 Pekanbaru terus menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya peduli lingkungan melalui program Green School yang telah dirintis sejak 2022. Program ini berkembang secara bertahap, mulai dari pembiasaan sederhana hingga meraih penghargaan tingkat kota sesuai Program Pemerintah.

Kepala SDN 67 Pekanbaru Liza Lestari,S.Pd menjelaskan kepada awak media bersinarnews.com (6/05/2026) bahwa program tersebut diawali dengan pengenalan pemilahan sampah di setiap kelas. “Kami mulai dari hal kecil, seperti menyediakan tiga jenis tong sampah agar siswa terbiasa memilah sampah secara mandiri,” ujarnya.

Memasuki 2023, sekolah melakukan langkah strategis dengan merevisi visi dan misi. Tiga poin baru ditambahkan dengan fokus pada kepedulian lingkungan. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika pada 2024 sekolah ini berhasil meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Kota Pekanbaru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Green School di SDN 67 Pekanbaru dijalankan secara terintegrasi, baik dalam kurikulum maupun kegiatan sehari-hari. Dalam pembelajaran, sekolah mengangkat tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” melalui projek kokurikuler bertajuk “Sekolahku Bersih, Sekolahku Hijau”.

Di bidang pengelolaan sampah, sekolah mengolah daun kering menjadi kompos dan memanfaatkan kulit pisang sebagai pupuk organik cair. Selain itu, kegiatan Bank Sampah kembali diaktifkan melalui kerja sama dengan pihak terkait, serta program “Donasi Sampah” rutin digelar setiap Rabu.

Pembiasaan siswa juga menjadi perhatian utama. Program “Kamis Bersih” diterapkan untuk menanamkan rasa peduli terhadap kebersihan lingkungan. Siswa juga diwajibkan membawa tumbler, dengan fasilitas galon air isi ulang yang tersedia di setiap lorong kelas sekolah.

Upaya penghijauan dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti hidroponik, kebun kelas, hingga gerakan “1 Siswa 1 Polybag” pada 2026. Program ini sejalan dengan dukungan terhadap inisiatif Pemerintah Kota Pekanbaru menuju Green City 2026. Seluruh warga sekolah, termasuk orang tua, guru, hingga tenaga kependidikan, dilibatkan secara aktif.

Selain itu, kegiatan edukasi luar kelas turut memperkaya pengalaman siswa, mulai dari kunjungan ke lokasi agrowisata, pelatihan hidroponik, hingga kampanye lingkungan melalui kegiatan pramuka.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari orang tua dan pemerintah. Kolaborasi terlihat dalam kegiatan gotong royong, lomba kebersihan, serta program “Hari Bersepeda” yang dilaksanakan setiap Sabtu minggu ketiga guna mengurangi emisi karbon.

Kepala Sekolah Liza Lestari,S.Pd berharap program Green School tidak hanya menciptakan lingkungan yang hijau secara fisik, tetapi juga membentuk karakter siswa yang peduli lingkungan. “Kami ingin lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap lingkungan,” katanya.

Ke depan, SDN 67 Pekanbaru menargetkan pengembangan inovasi, khususnya dalam bidang hidroponik dan pengolahan sampah kreatif. Program Green School pun diharapkan menjadi budaya yang berkelanjutan, bukan sekadar upaya meraih penghargaan.(Jef/R)

Berita Terkait

PPDH Pekanbaru Gelar “Two Hours with Head of UPA Bahasa UNRI”, Dorong Santri Kuasai Bahasa untuk Buka Wawasan Global
Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah, Satlantas Polres Kampar Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan
Prestasi Membanggakan, UPT SDN 028 Rimbo Panjang Borong Dua Juara II Senam O2SN Riau
Apresiasi dan Terima Kasih untuk Polantas, Tetap Mengabdi di Tengah Guyuran Hujan
SD Negeri 67 Pekanbaru Lolos Seleksi Nasional Program Sahabat Sekolah Dasar 2026
Delapan Personel Ditlantas Polda Riau Terima Penghargaan Kapolda, Briptu Jessica Ukir Prestasi Nasional di Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026
Lapas Pekanbaru Gelar Sidang TPP Bersama Tim Kanwil Ditjenpas Riau, Perkuat Kualitas Pembinaan Warga Binaan
Ditlantas Polda Riau Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Pekerjaan Sambungan Tol Permai-Tol Lingkar Pekanbaru, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:40 WIB

PPDH Pekanbaru Gelar “Two Hours with Head of UPA Bahasa UNRI”, Dorong Santri Kuasai Bahasa untuk Buka Wawasan Global

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:35 WIB

Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah, Satlantas Polres Kampar Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Pemutihan

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:05 WIB

Prestasi Membanggakan, UPT SDN 028 Rimbo Panjang Borong Dua Juara II Senam O2SN Riau

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi dan Terima Kasih untuk Polantas, Tetap Mengabdi di Tengah Guyuran Hujan

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:54 WIB

Delapan Personel Ditlantas Polda Riau Terima Penghargaan Kapolda, Briptu Jessica Ukir Prestasi Nasional di Kejuaraan Karate Piala Kapolri 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:28 WIB

Lapas Pekanbaru Gelar Sidang TPP Bersama Tim Kanwil Ditjenpas Riau, Perkuat Kualitas Pembinaan Warga Binaan

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02 WIB

Ditlantas Polda Riau Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Pekerjaan Sambungan Tol Permai-Tol Lingkar Pekanbaru, Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:52 WIB

SMKN 1 Pangkalan Kerinci Kirim Wakil Riau ke LKS DIKMEN Tingkat Nasional 2026 pada Cabang Industrial Control

Berita Terbaru

Online gambling

Dragon Lines et son gain max de 5000x

Kamis, 30 Jul 2026 - 20:10 WIB