Pekanbaru (Bersinarnews.com)— Kepercayaan masyarakat terhadap Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 yang dibentuk Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mengalami peningkatan.
Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan, berdasarkan penilaian terbaru, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan TRC kini telah mencapai sekitar 60 persen.
“Dari rating yang kita lihat hari ini, tingkat kepercayaan masyarakat kepada TRC sudah berada di angka 60 persen,” ujar Agung, Jumat (22/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, meningkatnya kepercayaan publik tidak terlepas dari respon cepat TRC Pekanbaru Aman dalam menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dari masyarakat.
“Kepercayaan publik ini harus terus kita bangun agar masyarakat benar-benar yakin dengan pelayanan pemerintahan di Kota Pekanbaru,” katanya.
Untuk mendorong masyarakat lebih aktif memanfaatkan layanan darurat 112, Pemko Pekanbaru juga menyediakan berbagai hadiah menarik bagi pelapor.
“Sudah ada warga yang menerima bingkisan, pulsa Rp100 ribu, hingga voucher belanja,” ungkap Agung.
Sebagian besar laporan yang masuk berasal dari warga terkait persoalan sampah, terutama tumpukan sampah di kawasan permukiman yang tidak segera diangkut maupun aksi pembuangan sampah sembarangan.
“Laporan-laporan itu langsung disampaikan masyarakat melalui Tim Reaksi Cepat Kota Pekanbaru,” jelasnya.
Diketahui, Pemko Pekanbaru resmi meluncurkan layanan TRC Pekanbaru Aman 112 pada 1 April 2026. Layanan darurat terpadu satu pintu ini merupakan inovasi Wali Kota Agung Nugroho untuk menghadirkan pelayanan cepat dan tanggap bagi masyarakat.
Melalui layanan tersebut, warga dapat melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan penanganan segera, mulai dari persoalan sampah, kebakaran, kecelakaan lalu lintas, hingga tindak kriminalitas.
Dalam menjalankan tugasnya, TRC yang terdiri dari gabungan lintas instansi di lingkungan Pemko Pekanbaru juga mendapat dukungan dari personel kepolisian dan TNI.(red)



















