Kualitas Udara Membaik, SD Negeri 99 Pekanbaru Kembali Gelar Pembelajaran Tatap Muka

- Writer

Rabu, 23 September 2026 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru (bersinarnews.com)— Setelah beberapa hari menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat memburuknya kualitas udara yang dipicu kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), SD Negeri 99 Pekanbaru kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).

Plt Kepala SD Negeri 99 Pekanbaru, Yofi Efrina, S.Pd., mengatakan pelaksanaan pembelajaran tatap muka kembali berjalan lancar setelah kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru berangsur membaik.

Hal itu disampaikan Yofi kepada media BersinarNews.com, Rabu (23/9). Menurutnya, mayoritas peserta didik telah kembali ke sekolah dan mengikuti kegiatan belajar mengajar sesuai jadwal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah sekitar satu pekan mengikuti pembelajaran jarak jauh akibat kabut asap, mayoritas siswa kembali hadir dan mengikuti kegiatan belajar sesuai jam pelajaran seperti biasa,” ujar Yofi.

Meski PTM kembali diberlakukan, pihak sekolah tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan keselamatan peserta didik. Aktivitas siswa di luar ruangan masih dibatasi sebagai langkah antisipasi terhadap dampak sisa polusi udara.

Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan dan surat edaran Pemerintah Kota Pekanbaru. Pemko Pekanbaru meminta masyarakat, termasuk para siswa, mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan serta menggunakan masker saat beraktivitas untuk mengantisipasi dampak kabut asap.

Yofi menjelaskan, sebelumnya Pemerintah Kota Pekanbaru telah mengambil sejumlah langkah untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk kualitas udara. Salah satunya dengan menerapkan PJJ bagi peserta didik ketika kondisi udara dinilai tidak aman untuk aktivitas di luar ruangan.

Selain itu, pemerintah juga membagikan masker secara gratis kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan polusi udara.

Dinas Pendidikan juga meminta sekolah dan madrasah, termasuk satuan pendidikan yang berada di bawah kewenangan Kementerian Agama maupun kementerian dan lembaga lainnya di Kota Pekanbaru, menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran dengan kondisi kualitas udara.

“Yang terpenting keselamatan dan kesehatan peserta didik tetap menjadi perhatian utama. Pelaksanaan pembelajaran harus disesuaikan dengan kondisi kualitas udara,” jelasnya.

Yofi berharap kondisi cuaca di Pekanbaru semakin membaik dan hujan dengan intensitas tinggi dapat turun sehingga kabut asap benar-benar berkurang.

Ia berharap kondisi tersebut dapat mendukung kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal, terlebih para siswa akan memasuki masa ujian tengah semester dan selanjutnya menghadapi semester pembelajaran berikutnya.

“Kami berharap cuaca semakin membaik dan hujan lebat turun sehingga kabut asap dapat berkurang. Dengan begitu, siswa bisa mengikuti pembelajaran sesuai jadwal, apalagi sudah mendekati pelaksanaan mid semester,” harap Yofi.

Saat ini, kualitas udara di Pekanbaru berada dalam kategori sedang. Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru bersama instansi terkait kembali menerapkan pembelajaran tatap muka, namun tetap dengan pembatasan aktivitas siswa di luar kelas.

“Kegiatan belajar tatap muka sudah berjalan lancar. Namun, aktivitas di luar kelas masih kami batasi sebagai bentuk antisipasi terhadap kondisi udara,” pungkasnya.(Jef/R)

Berita Terkait

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Pertandingan Tenis Persahabatan Bersama Bella Vista Tennis Club
Wujud Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Kampar Pimpin Sholat Subuh Keliling di Bangkinang Kota
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Serahkan Kendaraan Dinas, Perkuat Kesiapan Operasional Satuan
Polda Riau Musnahkan 100,55 Kg Narkotika, 467 Ribu Jiwa Diperkirakan Terselamatkan
TKA 2026 SKO Provinsi Riau Diikuti 218 Siswa, Pelaksanaan Dibagi Dua Gelombang
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Ajak Komponen Bangsa Perkuat Sinergi Dukung Indonesia Maju
Komunitas Gerakan Ayah Teladan Indonesia, SMAN 16 Pekanbaru Raih Penghargaan Sekolah Terbaik 2026
SMAN 16 Pekanbaru Gelar TKA 2026, Diikuti 199 Siswa Kelas XII
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Pertandingan Tenis Persahabatan Bersama Bella Vista Tennis Club

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Wujud Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Kampar Pimpin Sholat Subuh Keliling di Bangkinang Kota

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Serahkan Kendaraan Dinas, Perkuat Kesiapan Operasional Satuan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Polda Riau Musnahkan 100,55 Kg Narkotika, 467 Ribu Jiwa Diperkirakan Terselamatkan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:02 WIB

TKA 2026 SKO Provinsi Riau Diikuti 218 Siswa, Pelaksanaan Dibagi Dua Gelombang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:13 WIB

Komunitas Gerakan Ayah Teladan Indonesia, SMAN 16 Pekanbaru Raih Penghargaan Sekolah Terbaik 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:40 WIB

SMAN 16 Pekanbaru Gelar TKA 2026, Diikuti 199 Siswa Kelas XII

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Distribusi 260 Papan Peringatan Karhutla di Riau

Berita Terbaru