Pekanbaru (bersinarnews.com) – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang tergabung dalam Kelompok 3 Mata Kuliah Bahasa Indonesia melaksanakan kegiatan sosialisasi di sebuah panti asuhan pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi bagian dari implementasi pembelajaran sekaligus wujud pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini merupakan tugas akademik Mata Kuliah Bahasa Indonesia yang diampu oleh Ripi Hamdani, S.Pd., M.Pd. Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya menerapkan materi yang diperoleh di ruang kuliah, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, keterampilan berbahasa Indonesia yang baik dan benar, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai materi edukatif yang dikemas secara menarik dan interaktif. Materi yang diberikan mencakup pengetahuan umum serta pesan-pesan motivasi yang bertujuan menumbuhkan semangat belajar dan rasa percaya diri anak-anak panti asuhan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana sosialisasi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Anak-anak panti asuhan tampak aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi, sesi diskusi, tanya jawab, hingga permainan edukatif yang dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Ketua kelompok kegiatan menyampaikan bahwa program ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota tim. Selain memberikan manfaat bagi peserta, kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengasah kemampuan bekerja sama dalam tim.
“Melalui kegiatan ini kami belajar bahwa kemampuan berbahasa Indonesia tidak hanya digunakan dalam lingkungan akademik, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk berbagi ilmu, menyampaikan pesan positif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar salah satu peserta kegiatan.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi bukti bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam kehidupan sosial. Kemampuan berkomunikasi secara efektif dinilai mampu membantu mahasiswa membangun hubungan yang baik dengan masyarakat serta memberikan kontribusi nyata melalui berbagai aktivitas pengabdian.
Adapun mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 3 Mata Kuliah Bahasa Indonesia terdiri dari Qobiyatul Zahra Putri (250501232), Bulan Eji Dwina Aufa (250501081), Adrea Mairista Putri (250501216), Silka Sawitri (250501237), dan Irvan Maulana (250501092).
Di penghujung kegiatan, mahasiswa dan anak-anak panti asuhan mengikuti sesi kebersamaan yang berlangsung penuh kehangatan. Momen tersebut menjadi penutup yang berkesan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan peserta.
Dosen pengampu Mata Kuliah Bahasa Indonesia, Ripi Hamdani, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena mampu mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan praktik langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik sekaligus kepedulian sosial agar dapat menjadi generasi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa UMRI berharap dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada anak-anak panti asuhan untuk terus semangat belajar dan meraih cita-cita. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Kegiatan sosialisasi ini menjadi wujud nyata bahwa pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui aksi nyata yang penuh makna. Dengan menggabungkan ilmu pengetahuan, keterampilan komunikasi, dan kepedulian sosial, mahasiswa dapat menciptakan pengalaman belajar yang bermanfaat sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tutupnya.(R)


















