Pekanbaru (bersinarnews.com)– SMP Negeri 43 Pekanbaru melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengedepankan pendekatan edukatif, humanis, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Kegiatan ini bertujuan membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter positif sejak hari pertama masuk sekolah.
Kepala SMP Negeri 43 Pekanbaru, Zuraida, M.Pd, mengatakan bahwa selama pelaksanaan MPLS, siswa baru tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga dibekali berbagai materi yang mendukung pembentukan karakter dan budaya positif di sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pada MPLS tahun ini, siswa baru diberikan materi tentang pengawasan lingkungan sekolah, kegiatan untuk mengakrabkan sesama peserta didik, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Senam Anak Indonesia Hebat, penyuluhan anti narkoba, anti bullying, serta gerakan cinta lingkungan sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu membuat peserta didik baru lebih cepat beradaptasi sehingga tidak merasa canggung ketika mengikuti proses belajar mengajar.
“Kami berharap siswa baru datang ke sekolah tanpa rasa canggung, memiliki keakraban dengan teman-temannya, serta lebih siap mengikuti pembelajaran ke depan sesuai dengan perkembangan sistem pendidikan yang terus berkembang,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 43 Pekanbaru menjelaskan, pada tahun ajaran 2026/2027 sekolah menerima 103 peserta didik baru yang terbagi dalam empat rombongan belajar (rombel).
Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan MPLS mengacu pada petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan mengusung konsep MPLS Ramah Anak, sehingga tidak ada praktik kekerasan fisik maupun perpeloncoan.
“Kegiatan MPLS lebih difokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah, budaya sekolah, serta membantu siswa baru mengenal warga sekolah agar mereka merasa nyaman berada di lingkungan SMP Negeri 43 Pekanbaru,” jelasnya.
Selain itu, setiap kegiatan ekstrakurikuler juga diberikan kesempatan untuk memperkenalkan diri kepada peserta didik baru. Melalui promosi tersebut, siswa diharapkan dapat mengenali potensi dan minatnya sebelum bergabung dalam organisasi maupun kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Pada hari pertama MPLS, seluruh guru beserta tenaga kependidikan diperkenalkan kepada peserta didik baru. Mereka juga diajak berkeliling mengenal berbagai fasilitas dan ruangan yang ada di lingkungan SMP Negeri 43 Pekanbaru.
Ketua MPLS SMP Negeri 43 Pekanbaru, Irazilkifli, S.Pd, menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menciptakan suasana yang menyenangkan sekaligus mendidik.
Melalui materi tentang kedisiplinan, kepedulian terhadap lingkungan, pencegahan bullying dan penyalahgunaan narkoba, serta pembiasaan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, diharapkan siswa baru mampu membangun karakter yang baik, memiliki rasa tanggung jawab, dan siap mengikuti proses pendidikan di sekolah.
Dengan pelaksanaan MPLS Ramah Anak tersebut, SMP Negeri 43 Pekanbaru berharap peserta didik baru dapat beradaptasi lebih cepat, menjalin hubungan yang harmonis dengan warga sekolah, serta tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, dan berprestasi.(Jef/R)


















