Kapolda Riau Pastikan Penertiban PETI Tak Berhenti Sampai Pacu Jalur Usai

- Writer

Kamis, 21 Agustus 2025 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing (bersinarnews.com)- Polda Riau dan jajaran berhasil memusnahkan ratusan dompeng dan menangkap belasan tersangka penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kuansing, demi kelancaran Pacu Jalur. Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan memastikan penertiban terhadap PETI tidak akan berhenti hingga Pacu Jalur selesai.

“Banyak masyarakat yang sampaikan bahwa (penertiban PETI) untuk Pacu Jalur aja kelihatannya setelah itu selesai, saya bilang nggak,” kata Irjen Herry Heryawan kepada wartawan di Tepian Narosa, Kuansing, Rabu (20/8/2025).

Herry Heryawan memastikan operasi PETI akan terus berlanjut. Bahkan, pihaknya telah melakukan penyegelan di lokasi-lokasi PETI sebagai bentuk peringatan agar area tersebut tidak lagi digunakan untuk aktivitas penambangan emas ilegal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“InsyaAllah kita akan pasang itu plang-plang pengumuman yang apabila ada kegiatan kegiatan ilegal di situ kita akan melakukan tindakan tindakan penegakan hukum secara berkeadilan,” tegas dia.

Sebagai informasi, Polda Riau menggelar operasi cipta kondisi yang menyasar penambangan emas ilegal (PETI) di sepanjang Sungai Kuantan, Kuansing menjelang Pacu Jalur ini. Operasi digelar selama 2 pekan berkolaborasi dengan Polda Sumbar, digelar pada tanggal 31 Juli-13 Agustus 2025.

Selama operasi tersebut, Polda Riau berhasil mengamankan 16 tersangka dan menyita sebanyak 234 dompeng (alat rakit PETI) dari beberapa titik baik di sepanjang aliran Sungai Kuantan maupun yang berada di daratan.

Herry Heryawan menilai operasi PETI ini menjadi penting mengingat Pacu Jalur yang kini tengah menjadi sorotan dunia karena tren aura farmingnya itu. Kebersihan Sungai Kuantan harus terjaga demi menjaga marwah Provinsi Riau dan Kabupaten Kuansing khususnya.

Ia menyampaikan aktivitas penambangan emas secara ilegal telah merusak lingkungan. Kualitas air sungai menjadi keruh akibat tercemar mercuri yang kerap digunakan oleh para pelaku penambang emas ilegal.

“Dan pemahaman global tentang isu lingkungan hidup, makanya kita lihat setelah kita lihat sepanjang Sungai Kuantan ternyata sungai yang warnanya berubah-mungkin karena sudah tercampur mercuri-itu berasal dari banyaknya penambangan ilegal,” jelasnya.

Lebih lanjut, Irjen Herry Heryawan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Pacu Jalur ini. Ia menyampaikan situasi di Tepian Narosa selama pelaksanaan Pacu Jalur hingga siang ini aman dan kondusif.

“Kita ketahui bahwa yang menjadi objek sepanjang Sungai Kuantan, memang ini berulang setiap tahunnya,” pungkasnya.(Jl/red)

Berita Terkait

Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Riau Gelar Baksos Bersama Ojol, Jukir dan Petugas Kebersihan
Pendidikan Kota Pekanbaru Masih Diselimuti Kabut Asap, PJJ Kembali Diterapkan
Siswa MA Darul Hikmah Raih Juara 2 OMI Bidang Biologi Tingkat Kota Pekanbaru
Diskusi Jurnalistik di PPDH, Santri Didorong Bangun Karakter Suara dan Personal Branding
SMP Negeri 13 Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Daring Terjadwal, Guru Tetap Hadir di Sekolah
Cegah Karhutla, Polresta Pekanbaru Edukasi Warga dan Bagikan Masker
Polda Riau Gunakan X Fire Tangani Karhutla di Lahan Gambut
KKN UMRI Ajak Siswa Kenali dan Cegah Bullying di Lingkungan Sekolah Desa Makmur Sejahtera
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:07 WIB

Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Riau Gelar Baksos Bersama Ojol, Jukir dan Petugas Kebersihan

Kamis, 17 September 2026 - 20:32 WIB

Pendidikan Kota Pekanbaru Masih Diselimuti Kabut Asap, PJJ Kembali Diterapkan

Senin, 14 September 2026 - 17:39 WIB

Siswa MA Darul Hikmah Raih Juara 2 OMI Bidang Biologi Tingkat Kota Pekanbaru

Minggu, 13 September 2026 - 03:15 WIB

Diskusi Jurnalistik di PPDH, Santri Didorong Bangun Karakter Suara dan Personal Branding

Jumat, 11 September 2026 - 14:34 WIB

SMP Negeri 13 Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Daring Terjadwal, Guru Tetap Hadir di Sekolah

Jumat, 11 September 2026 - 14:00 WIB

Polda Riau Gunakan X Fire Tangani Karhutla di Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 18:29 WIB

KKN UMRI Ajak Siswa Kenali dan Cegah Bullying di Lingkungan Sekolah Desa Makmur Sejahtera

Selasa, 8 September 2026 - 18:25 WIB

Tinggalkan Jejak untuk Desa, KKN Hadirkan Plang Nama Jalan, Plang Peringatan, dan Cermin Cembung Desa Makmur Sejahtera

Berita Terbaru