Pekanbaru (bersinarnews.com)– Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Nasional (AN) Tahun 2026 di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Provinsi Riau diikuti sebanyak 218 siswa kelas XII dari tujuh kelas paralel.
Ketua TKA SKO Provinsi Riau, Indra Wahyudi, S.Si., M.Pd., yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, menyampaikan kepada BersinarNews.com di ruang Kepala Sekolah Aslim, S.Pd., M.M., Rabu (28/10/2026), bahwa pelaksanaan TKA dibagi menjadi dua gelombang dengan memanfaatkan laboratorium komputer dan ruang multimedia.
Gelombang pertama berlangsung pada 26–29 Oktober 2026 dengan tiga sesi, masing-masing sekitar 40 peserta yang dibagi ke dalam dua ruangan dengan kapasitas maksimal 20 siswa. Sementara gelombang kedua dijadwalkan pada 2–5 November 2026 dengan jumlah 98 siswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Indra menjelaskan, sebagai sekolah khusus olahraga, sejumlah siswa SKO juga tengah mengikuti kejuaraan dan persiapan Kejurprov maupun Kejurnas. Oleh karena itu, sekolah memberikan izin kepada siswa yang sedang bertanding untuk mengikuti TKA susulan pada 16–26 November 2026 sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengakui pelaksanaan TKA sempat mengalami kendala teknis pada dua hari pertama, termasuk gangguan jaringan akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Pihak panitia telah berkoordinasi dengan tim teknis Dinas Pendidikan untuk mengatur pelaksanaan ujian susulan.
“Kami berharap pelaksanaan TKA 2026 berjalan lancar hingga selesai. Hasil TKA nantinya diharapkan menjadi salah satu tolok ukur capaian akademik sekaligus motivasi bagi siswa untuk meningkatkan prestasi, baik dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun pendidikan kedinasan,” ungkapnya.
Sementara itu, Herijon Muhammad Syahril selaku Proktor TKA dan AN 2026 berharap seluruh rangkaian ujian berjalan sukses tanpa kendala teknis yang berarti.
Pelaksanaan TKA di SKO Provinsi Riau turut didukung pengawas silang dari sekolah lain guna menjaga ketertiban dan objektivitas selama ujian berlangsung.(Jef/R)



















