Pekanbaru (bersinarnews.com)– Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 di SMAN 19 Pekanbaru berjalan dengan baik dan lancar. Sebanyak 202 siswa kelas XII mengikuti asesmen tersebut yang dilaksanakan dalam dua gelombang, mulai 26 Oktober hingga 5 November 2026.
Wakil Kurikulum SMAN 19 Pekanbaru, Nelda Roza, M.Pd., saat diwawancarai BersinarNews.com, Senin (26/10/2026), menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini dibagi menjadi dua gelombang. Setiap gelombang terdiri atas tiga sesi.
“Untuk gelombang pertama diikuti sebanyak 102 siswa, sedangkan gelombang kedua berjumlah 100 siswa. Dengan demikian, total peserta TKA tahun 2026 di SMAN 19 Pekanbaru sebanyak 202 siswa,” ujar Nelda Roza.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan, pelaksanaan TKA berlangsung selama empat hari pada masing-masing gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan pada 26–29 Oktober 2026, sementara gelombang kedua akan dilaksanakan pada 2–5 November 2026.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan panitia sekolah dengan penanggung jawab Kepala SMAN 19 Pekanbaru, Agusmir, M.Pd., serta didukung oleh proktor, teknisi, dan pengawas silang dari sekolah lain guna memastikan pelaksanaan asesmen berjalan sesuai ketentuan.
Kepala SMAN 19 Pekanbaru, Agusmir, M.Pd., turut menjelaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan asesmen yang bertujuan mengukur capaian kemampuan akademik peserta didik pada mata pelajaran tertentu melalui instrumen yang terstandar.
Pelaksanaan TKA dilakukan menggunakan sistem tes berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT), sesuai dengan mekanisme dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.
Pihak sekolah berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan TKA dengan baik, menjaga kesehatan, serta mempersiapkan diri secara maksimal. Terlebih, kondisi cuaca di Pekanbaru belakangan ini kurang kondusif akibat kabut asap.
“Semoga seluruh siswa tetap menjaga kesehatan dan dapat mengikuti TKA dengan baik hingga selesai. Sebelumnya, pihak sekolah juga telah melaksanakan berbagai persiapan dan pelatihan agar siswa lebih siap menghadapi pelaksanaan TKA,” demikian harapan pihak sekolah.
Lebih lanjut, TKA diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen evaluasi capaian pembelajaran siswa sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan.
Meskipun TKA bukan menjadi penentu kelulusan siswa, hasil asesmen ini dapat menjadi salah satu pertimbangan dan peluang bagi peserta didik kelas XII dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk perguruan tinggi.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, SMAN 19 Pekanbaru optimistis pelaksanaan TKA Tahun 2026 dapat berlangsung lancar, tertib, dan sukses hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.(Jef/R)



















