Dialog Lingkungan Hidup UAS dan Rocky Gerung di Tanjung Belit

- Writer

Kamis, 19 Juni 2025 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Belit (bersinarnews.com)- Di tengah rimbunnya alam Kampar yang masih menyimpan napas hijau Sumatra, sebuah peristiwa penuh makna tersaji di Desa Tanjung Belit, Kamis (19/6/2025).

Bukan sekadar seremoni peringatan Hari Bhayangkara ke-79 atau Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tapi sebuah ruang dialog lintas pemikiran yang menyatukan iman dan akal demi kelestarian bumi.

Dalam balutan acara “Dialog Lingkungan Hidup”, dalam rangka Bakti Religi & Peduli Lingkungan yang digagas Polda Riau dua tokoh nasional tampil menyuguhkan sudut pandang kontras namun saling melengkapi Ustadz Abdul Somad (UAS) dan Rocky Gerung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya, dengan gaya khas masing-masing, membentangkan kesadaran baru tentang relasi manusia dengan alam dari ayat-ayat langit hingga logika bumi.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, Gubernur Riau Abdul Wahid, jajaran Forkopimda Riau dan Kampar, serta masyarakat setempat yang memadati lokasi. Suasana hening, namun penuh keinsafan, menyelimuti setiap jeda diskusi.

Rocky Gerung memulai dengan lontaran pemikiran tajam. “Subjek hukum lingkungan itu bukan cuma manusia,” ujarnya.

“Bahkan cacing, rumput, burung, dan semut berhak mempertahankan eksistensinya.” Bagi filsuf ini, alam adalah teks yang harus dibaca ulang.

Kerusakan ekologis, menurutnya, justru menjadi isyarat adanya pesan ilahi yang terabaikan. Ia menyitir Surat Ar-Rum sebagai refleksi teologis bahwa rusaknya bumi adalah akibat perbuatan tangan manusia.

Di sisi lain, Ustadz Abdul Somad membawa hadirin merenung dari perspektif spiritual.

“Kalau kita percaya bahwa pohon-pohon itu bertasbih dan bersujud kepada Allah, kita akan segan untuk menebang mereka sembarangan,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa alam bukan benda mati, tapi makhluk yang hidup dalam ibadahnya sendiri kepada Sang Pencipta.

Tak hanya berhenti pada wacana, forum ini juga menyoroti aksi konkret. Polda Riau mendapat apresiasi karena inisiatif penghijauan hutan, termasuk upaya pemulihan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, serta implementasi kurikulum polisi peduli lingkungan.

Gagasan “hijrah ekologis”, yakni transformasi dari sekadar penegakan hukum ke peran aktif menjaga keberlanjutan alam, menjadi poin penting yang digaungkan.

Dalam satu titik, ketika seorang filsuf berkata bahwa burung punya hak hidup, dan seorang ulama menegaskan bahwa pohon bertasbih maka benang merah pun tergambar jelas.

“Bumi bukan milik siapa pun, melainkan titipan untuk generasi masa depan”

Dialog ini menyisakan satu pesan kuat melindungi lingkungan adalah ibadah. Ia bukan pilihan, melainkan kewajiban moral, spiritual, dan intelektual.

Dan ketika iman, ilmu, dan tindakan bersatu, maka bumi masih punya harapan.(Jl/red)

Berita Terkait

Polda Riau Perkuat Gerakan Bersama Tangani Karhutla Melalui Riau Cerah Presisi
Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Riau Gelar Baksos Bersama Ojol, Jukir dan Petugas Kebersihan
Pendidikan Kota Pekanbaru Masih Diselimuti Kabut Asap, PJJ Kembali Diterapkan
Siswa MA Darul Hikmah Raih Juara 2 OMI Bidang Biologi Tingkat Kota Pekanbaru
Diskusi Jurnalistik di PPDH, Santri Didorong Bangun Karakter Suara dan Personal Branding
SMP Negeri 13 Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Daring Terjadwal, Guru Tetap Hadir di Sekolah
Cegah Karhutla, Polresta Pekanbaru Edukasi Warga dan Bagikan Masker
Polda Riau Gunakan X Fire Tangani Karhutla di Lahan Gambut
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:05 WIB

Polda Riau Perkuat Gerakan Bersama Tangani Karhutla Melalui Riau Cerah Presisi

Jumat, 18 September 2026 - 13:07 WIB

Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Riau Gelar Baksos Bersama Ojol, Jukir dan Petugas Kebersihan

Kamis, 17 September 2026 - 20:32 WIB

Pendidikan Kota Pekanbaru Masih Diselimuti Kabut Asap, PJJ Kembali Diterapkan

Senin, 14 September 2026 - 17:39 WIB

Siswa MA Darul Hikmah Raih Juara 2 OMI Bidang Biologi Tingkat Kota Pekanbaru

Minggu, 13 September 2026 - 03:15 WIB

Diskusi Jurnalistik di PPDH, Santri Didorong Bangun Karakter Suara dan Personal Branding

Jumat, 11 September 2026 - 14:09 WIB

Cegah Karhutla, Polresta Pekanbaru Edukasi Warga dan Bagikan Masker

Jumat, 11 September 2026 - 14:00 WIB

Polda Riau Gunakan X Fire Tangani Karhutla di Lahan Gambut

Selasa, 8 September 2026 - 18:29 WIB

KKN UMRI Ajak Siswa Kenali dan Cegah Bullying di Lingkungan Sekolah Desa Makmur Sejahtera

Berita Terbaru