Sari Mulya (bersinarnews.com)– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 106 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendorong pengembangan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Sari Mulya melalui inovasi pengolahan hasil budidaya lele.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Workshop Inovasi Diversifikasi Olahan dan Pengemasan Lele Desa yang melibatkan ibu-ibu PKK Desa Sari Mulya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja KKN 106 untuk meningkatkan nilai tambah hasil lele yang selama ini lebih banyak dipasarkan dalam bentuk segar. Salah satu inovasi yang diperkenalkan yakni mengolah daging lele menjadi nugget.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam praktiknya, mahasiswa bersama ibu-ibu PKK mengikuti sejumlah tahapan, mulai dari membersihkan dan mengolah daging lele, membuat adonan, membentuk nugget, mengukus, memotong, hingga melapisinya dengan tepung panir.
Selain keterampilan pengolahan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya diversifikasi produk dan pengemasan. Kedua aspek tersebut dinilai dapat meningkatkan daya tarik sekaligus membuka peluang pemasaran produk olahan berbahan dasar lele.
Ibu-ibu PKK terlihat aktif mengikuti setiap tahapan. Mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara langsung agar keterampilan yang diperoleh dapat dipraktikkan secara mandiri setelah kegiatan berakhir.
Potensi lele Desa Sari Mulya sendiri mendapat pembinaan dan dukungan dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kolaborasi antara mahasiswa KKN, PKK, pelaku UMKM dan BUMDes diharapkan dapat memperkuat pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 106 UMRI, Satiawan Ardi S. A. Wijaya, M.Kom., turut membimbing pelaksanaan program tersebut.
Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Muhammad Alwi Mufadel, Vamila Meiliana, Maylisa Trisasabhilla, Fania Agung Prianti, Opan Danuarta Pakpahan, Rahmi Silvia, Nabil Ibrahim Faisal, Veni Rahayu, Muhammad Reno Apriansyah, Nasiwa Afrizillia Ramadhani, M. Wafi Rafdi Firjatullah, dan Farah Diba.
Melalui workshop tersebut, KKN 106 UMRI berharap masyarakat dapat mengembangkan berbagai produk turunan berbahan dasar lele sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi dan peluang pasar yang lebih luas.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Desa Sari Mulya.(R)



















