Pekanbaru (bersinarnews.com) – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UID Riau dan Kepri) kembali menggelar program Khitanan Massal Gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. Kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini diperuntukkan bagi anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu, khususnya dalam mengisi masa libur sekolah.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (1/7) dipusatkan di halaman Kantor Camat Binawidya, Jalan HR Subrantas No. 52, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru. Sementara proses khitan dilaksanakan di Aula Lantai II Kantor Camat dengan melibatkan tim medis dari RSI Ibnu Sina serta sejumlah rumah sakit lainnya.
Senior Manager PT PLN (Persero) UID Riau dan Kepulauan Riau, Sigit Fanani, mengatakan bahwa program khitanan massal merupakan agenda sosial tahunan PLN yang bertujuan membantu masyarakat kurang mampu sekaligus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini kami menyelenggarakan khitanan massal serentak di wilayah Riau dan Kepulauan Riau untuk anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu. Total peserta mencapai sekitar 450 anak di seluruh wilayah Riau dan Kepri, sedangkan khusus di Kecamatan Binawidya diikuti oleh 110 anak,” ujar Sigit.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik, tetapi juga memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain mendapatkan layanan khitan secara gratis, seluruh peserta di Kecamatan Binawidya juga menerima bantuan berupa tas sekolah yang berisi buku tulis, pena, pensil, serta perlengkapan sekolah lainnya.
Camat Binawidya, Muhammad Zaid Riadi, S.STP., M.Si., didampingi Sekretaris Kecamatan Muhammad Rizkiady Rambe, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada PLN atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, program khitanan massal sangat membantu masyarakat, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT PLN (Persero) yang telah memilih Kecamatan Binawidya sebagai lokasi pelaksanaan khitanan massal. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama keluarga kurang mampu. Selain layanan khitan gratis, anak-anak juga memperoleh perlengkapan sekolah yang tentunya sangat membantu,” ujarnya.
Selama pelaksanaan kegiatan, suasana berlangsung tertib dan penuh kehangatan. Beragam ekspresi tampak dari para peserta, mulai dari tenang, cemas hingga menangis menjelang proses khitan. Tim medis bersama panitia terus memberikan pendampingan agar anak-anak merasa lebih nyaman.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat pengamanan dari unsur Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kecamatan Binawidya sehingga seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.
Sigit Fanani menegaskan bahwa khitanan massal merupakan wujud nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat melalui program sosial kemasyarakatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak serta meringankan beban orang tua,” katanya.
Mengusung tema “Khitan Sehat Mewujudkan Kepedulian Membentuk Generasi Muslim yang Bersih dan Sehat”, kegiatan tersebut ditutup dengan peninjauan langsung proses khitan oleh Sigit Fanani bersama jajaran panitia dan unsur pemerintah kecamatan.
Program khitanan massal ini diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kepedulian sosial.
(Jef/R)



















